70+ kategori sampah di tabung di Bank Sampah Malang

lokasi bank sampah malang
Bank Sampah Malang yang berlokasi di Kecamatan Sukun, Kota Malang, membuka layanan setor hingga 73 jenis sampah yang dapat ditabung. Ruang ini menjadi penghubung warga dengan praktik pilah sampah yang lebih terstruktur dan bernilai.
Foto : Dok Pribadi/Natera.

Hello Naters!-Di banyak sudut kota, plastik sering berakhir dengan nasib yang sama: menumpuk, kotor, lalu dibuang. Bungkus kopi, botol minuman, sachet sabun, hingga kemasan mie instan dianggap tidak berguna setelah dipakai. Tapi di Bank Sampah Malang yang berada di Sukun Kota Malang, cerita tentang plastik berjalan berbeda.

Lebih dari Sekadar Menabung Sampah

Bank Sampah Malang lahir dari keresahan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Sampah plastik terus bertambah dan sebagian besar berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA). Banyak warga sebenarnya ingin memilah, tapi sering bingung harus berbuat apa. Ke mana sampah disetor? Jenis apa saja yang diterima? Di sisi lain, pengepul biasanya hanya mengambil plastik tertentu.

Selain ingin memudahkan warga, Bank Sampah Malang sejak awal juga punya tujuan jelas mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA. Dari situlah mereka mengambil pendekatan berbeda. Bank Sampah Malang membuka pintu selebar mungkin untuk berbagai jenis plastik mulai dari botol PET, gelas plastik, kantong kresek, plastik keras, hingga kemasan multilayer yang selama ini sulit diterima.

Pendekatan ini membuat warga lebih berani memilah dari rumah. Hampir semua plastik punya tempat dan nilai. Perlahan, sampah yang biasanya langsung dibuang kini dialihkan, dicatat, dan dimanfaatkan kembali. Dari langkah sederhana ini, beban TPA ikut berkurang, dan kebiasaan baru mulai tumbuh di tingkat rumah tangga.

“Plastik itu banyak jenisnya, dan semuanya punya karakter berbeda,” ujar Isa admin Bank Sampah Malang. 

Dengan menerima lebih dari 70 kategori plastik, Bank Sampah Sukun justru mengajak warga lebih teliti. Plastik tidak lagi dikumpulkan asal-asalan. Warga mulai membedakan jenisnya, membersihkan sebelum disetor, dan memisahkan sampah sejak dari rumah.

Di titik ini, bank sampah tidak lagi sekadar tempat setor. Ia berubah menjadi ruang belajar bersama, tempat warga pelan-pelan memahami bahwa sampah punya nilai jika diperlakukan dengan benar.

Bank Sampah sebagai Gerakan Pelan tapi Konsisten

Di tengah isu krisis sampah yang sering terasa berat, Bank Sampah Malang memilih berjalan pelan. Mereka tidak mengklaim bisa menyelesaikan semua persoalan. Tapi mereka konsisten membuka akses dan membangun kebiasaan dari level paling dekat: warga.

Menerima lebih dari 70 jenis sampah plastik jelas bukan perkara mudah. Dibutuhkan pengetahuan soal material, jaringan pengepul yang rapi, dan kesabaran menghadapi proses yang tidak selalu cepat. Namun justru dari situ terlihat, solusi tidak selalu harus datang dari sistem besar. Ia bisa tumbuh dari kerja komunitas yang tekun.

73 jenis Sampah BSM
Sebanyak 73 jenis sampah dipajang di kantor Bank Sampah Malang sebagai sarana edukasi bagi warga yang berkunjung. Display ini membantu masyarakat mengenali jenis sampah apa saja yang dapat ditabung dan dikelola lebih lanjut.
Foto : Dok Pribadi/Natera.

Bank Sampah Malang juga rutin mengedukasi warga tentang jenis-jenis plastik, cara memilah yang benar, hingga pentingnya mengurangi sampah sejak dari sumbernya. Pesannya sederhana tapi tegas: bank sampah bukan alasan untuk terus memproduksi sampah, melainkan jembatan menuju perilaku yang lebih sadar dan bertanggung jawab.

Share the Post:

Related Posts

This Headline Grabs Visitors’ Attention

A short description introducing your business and the services to visitors.