
Foto : Dok Pribadi/Natera
Daun kopi biasanya jatuh dan membusuk di bawah pohon. Ia hadir sebentar, lalu menghilang tanpa cerita. Namun bagi sebagian orang, daun kopi justru menyimpan cerita yang belum selesai.
Di tangan Dhani, daun kopi tidak berhenti sebagai bagian dari tanaman. Ia menjadi pengingat bahwa alam selalu menyimpan cerita, jika manusia mau mendekat dan mendengarkan. Dan Kain baginya bisa jadi perantara dari relasi tersebut.
Dari Kota Malang, Dhani melakukan proses itu secara perlahan. Ia memberi nama ruang karyanya thrills4life, tempat di mana daun, kain, dan kesadaran lingkungan saling bertemu.
Ecoprint, Jalan Merawat Alam
Thrills4life berdiri pada 2019, namun perjalanan Dhani sebagai pengrajin telah dimulai jauh sebelumnya. Selama sekitar tiga tahun, ia bergelut dengan kerajinan tekstil dan material alami di Malang. Pengalaman itu membentuk kepekaan terhadap proses dan bahan.
Ketertarikannya pada tanaman menjadi pintu awal menuju isu lingkungan. Seiring waktu, ketertarikan itu berubah menjadi kedekatan yang lebih personal. Alam tidak lagi ia lihat sebagai objek, melainkan bagian dari kehidupannya.
“Kalau misalnya kita sudah tahu kecintaan kita sama lingkungan, pasti sudah otomatis kita merawatnya.” ujarnya penuh senyum.
Dari kesadaran itu, muncul keinginan membangun usaha yang bukan hanya kreatif. Dhani ingin karyanya memberi manfaat ekologis, sekecil apa pun. Ecoprint menjadi jalan yang ia pilih.
Ia bertahan pada ecoprint karena melihat keberlanjutan di dalam prosesnya. Teknik ini minim limbah dan menghasilkan produk yang awet dalam penggunaanya. Bagi Dhani, keawetan juga bentuk tanggung jawab.
Ecoprint baginya bukan hanya teknik, tetapi medium edukasi yang halus. Lewat motif daun, ia mengajak orang mengenali keragaman flora. Setiap hasil cetak menyimpan konteks ekologisnya sendiri.
“Karena nggak semua flora itu sama hasilnya. Tiap lokasi juga beda.”
Perbedaan itu justru ia jaga. Setiap daun mencetak identitas tempat asalnya. Termasuk daun kopi lokal yang selama ini jarang dipandang sebagai medium tekstil.
Jejak Daun Kopi dalam Busana
Daun kopi menjadi salah satu medium penting dalam perjalanan kreatif Dhani. Ia melihat kopi bukan hanya sebagai komoditas, tetapi bagian dari budaya dan alam. Dari situ, eksplorasinya terus berkembang.
Eksplorasi tersebut melahirkan busana berbasis ecoprint daun kopi. Salah satu karyanya bahkan memenangkan fashion show di Hotel Alana. Busana itu membawa sebuah cerita tentang kopi sejati.

Foto : Dok Pribadi/Natera
Cerita memang sudah menjadi ciri khas Dhani. Nama thrills4life sendiri berakar dari kata “Trilogi”, serangkaian cerita yang saling terhubung. Setiap produk selalu membawa narasi. Cerita itu dibiarkan terus berlanjut.
Bagi Dhani, cerita membuat orang lebih peduli pada barang yang mereka pakai. Kepedulian itu perlahan menumbuhkan sikap merawat. Di sanalah keberlanjutan menemukan ruangnya.
Kolaborasi dengan Coffee Shop di Portugal
Cerita daun kopi Dhani akhirnya bergerak lintas negara. Pada tahun lalu, ia menerima ajakan kolaborasi dari Portugal. Inisiatif ini berawal dari jejaring pertemanannya.
Seorang temannya yang memiliki coffee shop di Portugal tertarik pada teknik ecoprint miliknya. Kedai tersebut menekankan cerita kopi yang tidak berhenti di cangkir saja. Mereka mencari merchandise yang bisa mewakilkan cerita tersebut.
Dhani kemudian diminta membuat pouch dan tas dari ecoprint daun kopi. Produk ini diberikan sebagai hadiah untuk pembelian tertentu. Setiap pembeli membawa pulang cerita kopi dalam bentuk berbeda.

Foto : Dok Pribadi/Natera
“Jadi produknya ini dikirim setiap setahun sekali.” Jelasnya
Pengiriman dilakukan secara berkala setiap tahun. Konsepnya sederhana namun bermakna. Konsumen menikmati kopinya, sekaligus berelasi dengan alam asalnya dengan daun kopi sebagai medium penghubung cerita.
Bagi Dhani, perjalanan ini masih awal. Mimpi besarnya ia rawat perlahan. Ia ingin karya berbasis flora lokal dikenal lebih luas.
“kita bisa memperkenalkan dipanggung. Nah itu nasional dulu lah paling nggak. Kalau kita punya flora lokal yang exotis ini gitu.”
Melalui thrills4life, Dhani terus merawat hubungannya dengan alam. Ia membiarkan daun kopi berbicara melalui kain. Cerita itu pun terus berlanjut.