Karya Taufiq Saguanto Miniatur dari Sampah Plastik yang Mendunia

Taufiq Saguanto berada di ruang kerjanya yang dipenuhi arsip, sertifikat, dan peralatan produksi, sebagai aksi perjalanan Hotbottles
Foto: Dok Pribadi/Natera

Di sebuah gang kecil di Malang, suara klik lem tembak dan gesekan gunting terdengar hampir setiap hari. Di sudut ruang sederhana itu, ratusan potongan botol plastik berserakan warna-warni, tak beraturan, dan tampak seperti sampah biasa. Namun di tangan Taufiq Saguanto, potongan itu hidup menjadi sesuatu yang tak pernah dipikirkan orang, motor retro, mobil F1, hingga figur-figur mini berkarakter kuat. Semuanya lahir dari sampah, dari keresahan, dan dari hasrat bertahan hidup.

Karya Pertama Mobil F1 dari Tutup Botol

Kisahnya dimulai pada 2016, ketika Taufiq yang baru kembali dari merantau di Jakarta, menantang dirinya membuat sesuatu dari botol plastik bekas. Modalnya kecil, hanya Rp50.000, tapi tekadnya untuk “survive” besar. Dari situlah lahir karya pertama yang membuatnya percaya diri yaitu mobil F1 dari limbah botol plastik.

Rodanya dibuat dari tutup deodorant dan tutup deterjen. Badannya dari plastik botol bekas yang dipotong presisi, sementara mesinnya disusun dari bagian dalam wattol yang dibelah dua. Detail kecil, sederhana.

Mobil F1 itu bukan sekadar miniatur ia menjadi simbol kelahiran identitas baru yaitu Taufiq sebagai garbage designer pertama di Indonesia.

Dari Satu Karya ke Ratusan

Sejak karya pertamanya, Taufiq memutuskan satu hal yang  setiap harinya harus ada satu karya baru. Ia menyebutnya “latihan konsistensi”. Karyanya kini telah mencapai 600 miniatur, dan ia menargetkan 1.000 karya dalam waktu dekat.

Mayoritas karyanya adalah figur kendaraan motor balap, mobil klasik. Ketertarikannya pada dunia otomotif vintage membuat miniatur plastik itu tampak seperti benda nostalgia yang lahir kembali dalam bentuk baru. “Otomotif itu paling gampang, yang penting proporsinya pas. Kalau bikin wajah manusia, itu jauh lebih ribet,” ujar Taufiq Saguanto. Plastik-plastik berwarna kini jadi buruan utamanya. Ia lebih memilih botol yang punya warna asli karena bisa menghemat cat dan membuat teksturnya lebih natural. Dalam beberapa karyanya, ia bahkan mendapat sponsor cat dari Samurai Paint, meski jarang dipakai karena “warna plastik asli lebih jujur” katanya.

Dari Keterbatasan Menjadi Identitas, Lahirnya Hotbottles

Awalnya, Taufiq hanya melayani pesanan. Dari satu pesanan jadi sepuluh, lalu seratus. Ia kewalahan. Ia tak mau dikenal sekadar “tukang pesanan miniatur”. Maka ia berhenti menerima order dan beralih ke edukasi mendirikan Idea Company, pelatihan berbasis kreativitas upcycle yang ia bangun dari garasi rumahnya.Nama Hotbottles ia pilih sebagai identitas. Terinspirasi dari Hot Wheels mainan favorit anak laki-laki namanya bermakna sederhana: botol-botol yang “dipanaskan” untuk dilahirkan kembali sebagai karya seni. Bagi Taufiq, Hotbottles bukan usaha.
Ia adalah jati diri yang ia bangun dari Rp50.000

Menuju 1.000 Karya dan Rekor MURI

Kini Taufiq sedang mengejar dua target besar, terget besar yang pertama yaitu menyelesaikan 1000 karya Hotbottles, dan target yang kedua yaitu meraih rekor muri melalui acara jalan sehat 1001 terompah di lapangan Tumapel untuk hari santri nasional 2025. Keduanya tidak ia lihat sebagai pencapaian pribadi, melainkan perayaan perjalanan panjang sampah-sampah plastik yang ia selamatkan dari tempat pembuangan.

Seni yang Lahir dari Sampah, Tapi Tak Pernah Murahan

Dalam setiap miniatur mobil F1, motor retro, hingga instalasi B3, ada pesan yang sama:
sampah adalah medium seni yang menunggu disentuh, bukan ditinggalkan.

Dan Taufiq Saguanto menunjukkan pada kita bahwa kreativitas bukan soal modal besar atau ruang kerja profesional. Kadang, ia lahir dari botol-botol bekas yang dikumpulkan dari tetangga, dari rasa penasaran, dan dari keberanian melihat potensi pada sesuatu yang orang lain anggap tak berharga.

Di tangan Taufiq, sampah bukan akhir.
Ia adalah awal dari cerita baru cerita yang terus bertambah, satu karya setiap hari.

Share the Post:

Related Posts

This Headline Grabs Visitors’ Attention

A short description introducing your business and the services to visitors.