
Kolaborasi D’belel dan Batik Ciprat Rumah Kinasih
Hello Naters!-Di sebuah ruang kerja sederhana di Blitar, kain batik tidak digambar dengan canting dan tidak pula mengikuti pola pakem. Warna-warna justru dicipratkan langsung ke
Erik Yustiana, pemilik Yust Collection asal Malang, mengubah sampah nonlogam seperti kain perca, kertas, dan plastik menjadi produk fesyen ramah lingkungan bernilai tinggi. Usahanya tak hanya kreatif, tapi juga memberdayakan warga sekitar dan kurangi limbah kota.

Hello Naters!-Di sebuah ruang kerja sederhana di Blitar, kain batik tidak digambar dengan canting dan tidak pula mengikuti pola pakem. Warna-warna justru dicipratkan langsung ke

MOBI RS hadir kafe Malang, memudahkan Gen Z setor sampah sambil ngopi dan membangun kebiasaan pilah bertanggung jawab.

Hello Naters-Pernah terpikir kalau sampah popok tidak selalu berakhir di TPA? Di halaman rumah Sunalis, sisa popok justru berubah jadi media tanam. Bukan gimmick, bukan
Upaya mengurangi limbah tidak selalu harus hadir dalam bentuk besar atau teknologi yang rumit. Di tengah berkembangnya sirkular ekonomi, praktik upcycle gantungan kunci justru menunjukkan

Di tengah tren bangunan modern yang identik dengan beton, kaca, dan pendingin udara, Agus memilih jalur yang berbeda. Ia seorang arsitek yang sejak awal jatuh
Bank Sampah Malang (BSM) Sukun tidak hanya menjadi tempat pengumpulan sampah anorganik, tetapi juga membangun sistem pengelolaan berbasis rekening tabungan. Melalui mekanisme setor, pencatatan, hingga
Mengulas perjalanan sampah dari sumbernya hingga menjadi sisa.
Menguak sisi tersembunyi industri dan strategi kapitalisme.
Menampilkan kisah tentang inovasi dan kreativitas di balik transformasi limbah menjadi suatu karya.
Mengajak perubahan kecil menuju gaya hidup yang lebih sadar dan ramah lingkungan.
Sapaan ringan dan penuh makna di setiap momen penting untuk bumi kita.