Trash Ranger Ajak Refleksi Krisis Lingkungan dari Rumah Sendiri
Banjir, kebakaran TPA, dan krisis iklim sering muncul sebagai berita besar yang terasa jauh dari rutinitas harian. Padahal, banyak kerusakan lingkungan lahir dari kebiasaan kecil
Erik Yustiana, pemilik Yust Collection asal Malang, mengubah sampah nonlogam seperti kain perca, kertas, dan plastik menjadi produk fesyen ramah lingkungan bernilai tinggi. Usahanya tak hanya kreatif, tapi juga memberdayakan warga sekitar dan kurangi limbah kota.
Banjir, kebakaran TPA, dan krisis iklim sering muncul sebagai berita besar yang terasa jauh dari rutinitas harian. Padahal, banyak kerusakan lingkungan lahir dari kebiasaan kecil
Trash Ranger menantang aksi lingkungan yang terjebak angka dan popularitas, dengan pendekatan berkelanjutan dan terukur.
Malang – Capunglam Worm Fresh memperkenalkan worm bin sebagai alat sederhana yang memungkinkan rumah tangga mengolah sampah organik secara mandiri menjadi pupuk dan cacing bernilai
Malang – Program GreenTrip mengajak peserta mengunjungi perusahaan hijau dan rendah karbon di Indonesia, salah satunya Capunglam Worm Fresh, untuk memahami langsung praktik keberlanjutan dan

Blitar – Penghargaan yang diraih D’Belel Tas Upcycle menjadi pengakuan formal atas konsistensi brand ini dalam mengolah limbah tekstil menjadi produk bernilai guna dan sosial,

Malang – Kolaborasi antara iLitterless Indonesia, EB Impact, dan Buang Disini menjadi strategi untuk menjaga keberlanjutan program pengelolaan sampah di Kota Malang. Pendekatan yang disebut
Mengulas perjalanan sampah dari sumbernya hingga menjadi sisa.
Menguak sisi tersembunyi industri dan strategi kapitalisme.
Menampilkan kisah tentang inovasi dan kreativitas di balik transformasi limbah menjadi suatu karya.
Mengajak perubahan kecil menuju gaya hidup yang lebih sadar dan ramah lingkungan.
Sapaan ringan dan penuh makna di setiap momen penting untuk bumi kita.