Khace, Ruang Kreatif yang Satukan Komunitas dan Lingkungan

Nampak depan Khace Tegalgondo
Dari depan terlihat tenang, tapi begitu melangkah masuk ke dalamnya, ruangnya terbuka luas dengan kehidupan yang terus bergerak di dalamnya.
Foto : Dok Pribadi/Natera

Di Khatulistiwa Center atau Khace, ruang tidak sekadar hadir jadi tempat singgah saja. Tapi tumbuh sebagai ruang hidup yang menghubungkan komunitas dan lingkungan dalam satu pengalaman yang utuh.

Khace berdiri dari gagasan yang sederhana. Judha Widhita, selaku owner Khace percaya bahwa Ruang harus punya fungsi dan aktivitas, bukan hanya bentuk yang diam tanpa makna.

“Ruang itu seharusnya bisa difungsikan. kalau ga ada aktivitas di dalamnya maka menjadi ‘Ruang Mati’” Jelasnya saat wawancara bersama dengan Tim Natera

Dari prinsip itu, Khace berkembang sebagai ruang yang terus bergerak. Aktivitas menjadi prioritas utama agar ruang tetap hidup dan relevan.

Ia melihat ruang sebagai tempat bertemunya berbagai latar belakang. Dari arsitektur, sosial, hingga ekonomi kreatif, semua saling terhubung di dalamnya.

Khace dan Cara Baru Menghidupkan Ruang

Judha membangun Khace bukan sebagai “kafe biasa”. Ia merancangnya sebagai ruang yang menghidupkan interaksi antara manusia, komunitas, dan lingkungan.

“Kami sebenarnya bukan kafe, kami menyebutnya ini kantin. Karena ini adalah sebagai support system untuk mendukung kegiatan komunitas dan kreatif yang ada di sini.” Jelas Judha sambil menegaskan bahwa ruang ini ia bangun untuk sesuatu yang lebih dari sekadar tempat makan 

Khace membuka banyak kemungkinan aktivitas. Orang datang tidak hanya untuk duduk, tetapi berdiskusi, berkarya, dan menciptakan ide baru bersama. Ruang-ruang di dalamnya sengaja dirancang fleksibel. Mulai dari area kecil hingga lapangan terbuka, semuanya bisa untuk berbagai kegiatan komunitas.

Aktivitas ini bukan sekadar pengisi waktu. Ia menjadi cara untuk membangun kesadaran dan kedekatan dengan lingkungan secara perlahan.

Aktivitas Kreatif di Ruang Dalam Khace
Di antara lukisan yang dipamerkan di Khace, percakapan kecil di meja ini diam-diam menghidupkan ruang dengan ide, tawa, dan rasa yang saling terhubung.
Foto : Dokumentasi Khatulistiwa Center

“Makanya tadi ruang itu supaya hidup, saya harus membuat, menciptakan sebuah tempat yang nyaman untuk komunitas.” Ujarnya

Di sisi lain, Khace juga menghubungkan konsep ruang hidup dengan praktik keberlanjutan. Urban farming, pengelolaan limbah dapur, hingga pemanfaatan hasil kebun menjadi bagian dari keberlangsungan ruang hidup ini.

Pengunjung tidak hanya melihat. Mereka bisa terlibat langsung, bahkan memetik hasil panen dan merasakan prosesnya. Pendekatan ini membuat isu lingkungan terasa lebih dekat. Lingkungan tidak lagi abstrak, tetapi hadir dalam aktivitas sederhana sehari-hari.

Khace juga aktif membangun kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan Desa Tegalgondo sebagai bagian dari keterlibatan masyarakat lokal. Melalui kolaborasi ini, warga ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan.

“Kami ingin Khace ini nggak terpisah dari warga, tapi jadi bagian dari mereka.”

Pendekatan komunitas menjadi kunci utama. Karena, Judha percaya bahwa ruang hanya akan hidup jika ada manusia yang terlibat di dalamnya.

“Sehingga ketika ini menjadi ruang komunitas untuk berkumpul, berdiskusi, maka kan tadi ketemu ide baru.” Tambahnya

Berbagai event juga menjadi bagian penting. Dari pameran seni, workshop, hingga kegiatan kreatif, semuanya dirancang untuk menghidupkan ruang sekaligus menyampaikan pesan lingkungan.

Di balik itu, tantangan tetap ada. Menghidupkan visi green living ecosystem membutuhkan proses panjang dan konsistensi yang tidak mudah. Namun, Khace terus berjalan dan tidak mengejar kesempurnaan, tetapi terus berkembang sebagai ruang yang belajar dari setiap aktivitasnya.

Pada akhirnya, Khace bukan hanya tentang tempat. Ia menjadi cara baru melihat lingkungan, bukan sebagai sesuatu yang jauh, tetapi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Share the Post:

Related Posts

This Headline Grabs Visitors’ Attention

A short description introducing your business and the services to visitors.